Selasa, 22 Januari 2013

10 Problematika TIK Yang Ada Di Indonesia Dan Cara Mengatasinya


DI BUAT OLEH:
·         Ardy Aksa Prayogi
·         Eko Achmad Fauzi
Kelas TP a (Teknologi Pendidikan)

1.      Kurangnya sumber daya manusia di bidang TIK.
Cara Mengatasinya: Menyadarkan siswa akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga siswa dapat termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi informasi dan komunikasi sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.

2.      Etika terhadap teknologi informasi dan komunikasi (negative).
Cara Mengatasinya:
*      Melakukan modernisasi hukum pidana nasional beserta hukum acaranya, yang diselaraskan dengan konvensi internasional yang terkait dengan kejahatan tersebut.
*       Meningkatkan sistem pengamanan jaringan komputer nasional sesuai standar internasional.
3.      Data informasi yang tidak bertanggung jawab.
Cara Mengatasinya: hendaknya memulai usaha perbaikan ini dengan cara memberikan himbauan dalam berbagai tulisannya, dan melampirkan berbagai data yang benar serta lengkap, dimana usaha ini dimulai dari diri kita sendiri.
4.      Remaja dan perkembangan teknologi informasi (dari sisi negativenya).
Cara Mengatasinya:
*      Bagi keluarga dengan tidak meniru berbagai aksi pornografi di rumah, memberikan pengetahuan dan pemahaman sex sejak dini oleh bagi orangtua, komitmen/ tanggung jawab terhadap fasilitas teknologi informasi, seperti handphone, komputer, dll.
*      Antisipasi lainnya dapat dilakukan disekitar lingkungan (masyarakat, sekolah, dan warnet) dengan mengontrol warnet sehat, yang komitmen pada kebijakan penggunaan media teknologi informasi.
5.      Pendidikan tertinggal dan pendidikan terpanggil (TIK).
Cara mengatasinya: Memotivasi kemampuan siswa untuk bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga siswa bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari-hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
6.      Kurangnya pengetahuan tenaga pendidik di bidang TIK.
Cara mengatasinya: pemberian pelatihan-pelatihan secara khusus dari sekolah kepada guru TIK tersebut dengan memberikan pelatihan secara intern dan juga pemberian kesempatan yang lebih banyak kepada guru mata pelajaran TIK untuk dapat mengikuti pelatihan dan penataran yang terdapat terkait.
7.      Jumlah sarana dan prasarana computer yang kurang memadai.
Cara mengatasinya: dengan membagi siswa dalam dua kelompok (seperti yang telah dilakukan beberapa sekolah). Sebagian siswa mendapatkan teori pelajaran terlebih dahulu baru mendapatkan kesemapatan untuk praktek. Sebagain lainnya, siswa diberikan praktek dulu baru mendapatan teori dari pembelajaran.
8.      Kondisi daerah atau wilayah yang kurang memadai.
Cara mengatasinya: memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan, termasuk layanan pendidikan sepanjang hayat (life long education).  Pendidikan yang terbuka juga berarti bahwa layanan pendidikan tidak hanya diselenggarakan sebagai pendidikan formal secara tatap muka, tetapi dapat dilakukan secara jarak jauh dengan.
9.      Biaya perawatan dan operasional.
Cara mengatasinya: dari pihak sekolah harus menyediakan teknisi atau penjaga lab computer sehingga computer yang ada di sekolah dapat terus diminilimalisir dengan baik.
10.  Kesenjangan akses informasi antara di pusat dan daerah.
Cara mengatasinya: dari pihak pemerintah mungkin harus menyediakan dana untuk daerah agar dipergunakan untuk pemasangan intranet supaya pemerintah pusat dapat berkomukasi secara online, dengan cara inilah pemerintah pusat dapat mengontrol kinerja orang yang ada di daerahnya masing-masing.

0 komentar:

Posting Komentar

Kasih Banyak

Footer Widget 1

Texts

Total Tayangan Halaman

Blogger templates

Blogger news

Rss

Pages

Loading...

Footer Widget 2

Google+ Badge

Menu Pagi

Followers

Popular Posts

Popular Posts

Popular Posts